Motor Pustaka Ngegeber Kota Metro

Motor Pustaka Ngegeber Kota Metro

img
Masih ingat Sugeng Hariyono? Seorang pejuang yang tidak memiliki bambu runcing apalagi senjata nuklir karena jemarinya bukan diciptakan untuk menghancurkan sesuatu, tapi untuk membuka lembar demi lembar halaman buku dan memutar gas motor keren modifikasinya. Dialah si Motor Pustaka, seorang pahlawan yang tidak masuk Avengers dan Justice League karena musuh dia bukan alien, Lex Luthor juga koruptor. Musuh dia adalah sebuah pertanyaan sederhana yang rumit untuk dijawab, “Bagaimana cara menumbuhkan minat baca daerah-daerah di Lampung?” Tapi kerumitan itu perlahan ia jawab dengan gerakan Motor Pustaka Roda Andalasnya. Berawal di Kalianda, tempatnya bertemu bidadari yang menjadi istrinya kini –ia mengitari desa-demi desa dengan membawa buku bersama motornya dan membuka sudut baca yang selalu ramai disambut oleh anak-anak dan mama-mama muda yang mengidolainya, azzeeeek. Beberapa tahun telah berlalu, nama Sugeng Hariyono sudah menasional, bahkan mendunia (Dunia maya maksudnya). Social Media Power berhasil membuatnya menjadi inspirasi sehingga mendorong gerakan serupa muncul di berbagai pelosok tanah air. Kini banyak The New Sugeng Hariyono di tempat-tempat terpencil di Indonesia yang sulit ditemukan oleh Google Maps dan juga awak media.  
Pria yang pernah diundang Presiden Jokowi mendapat penghargaan di Istana Negara ini dikabarkan akan menggeber motornya ke Kota Metro. Ia akan berbagi cerita dan inspirasi dengan tajuk  Bergerak Bersama Literasi yang akan diadakan di pelataran Studio Djajan pada hari Minggu, 18 Maret 2018 mulai pukul 15:00 sampai dengan selesai.

Wah, Kiyak dan Atu Lampungnese, pasti seru nih acaranya walau Sugeng nggak bakal melompat-lompat ala Mick Jagger di panggung atau memainkan lagu Friends dari Marshmello dan Anne-Marie, tapi Sugeng akan menyentuh hati semua yang datang dengan cerita inspiratifnya mengenai gerakan Motor Pustaka dan ide-ide revolusionernya tentang menumbuhkan minat baca bagi masyarakat. Secara pribadi, saya merasa senang Mas Sugeng akhirnya datang ke Kota Metro, karena ya, Mas Sugs,

Problem minat baca di kota itu terbilang rendah, terutama anak-anaknya. Bayangkan saja, anak-anak sekarang udah megang gadget dimana dulu, saat kita seusia mereka, kita masih main di comberan.

Game online, situs gosip bahkan video-video tidak mendidik bisa mudah mereka akses lewat benda yang disebut telepon pintar di tangan mereka. Lalu bagaimana dengan buku? Ah, Mas Sugs, pada akhirnya kamu datang ke sini dengan masalah baru yang semoga bisa kamu selesaikan.

Komentar

img

iueoywyy

Komentar

Hello! cheap cialis , viagra cheap , cialis online , cheap viagra , cialis cheap ,

Leave A Comment

Posts from Galih Aditya