Gabby Mayangsari dan Cerita Tentang Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Gabby Mayangsari dan Cerita Tentang Lembaga Pembinaan Khusus Anak

img
Respon Seorang Gabby Mayangsari ketika Lampungnese menghubunginya karena ia masuk rubik Napak Tilas yang keramat di Lampungnese.com adalah,“Wiih pantes tah gue? Gue bukan siapa-siapa loh! Artis bukan (tapi follower ini orang di Instagram lebih dari 12 K), pejabat bukan, pengusaha bukan, gue ini cuma IRT! “ Lalu saya berpikir, “Hah, apaan IRT? Inikah Rasanya Tempe, atau Ih, Rempong, tuh?” Kemudian Gabby menjawab, “IRT itu, Ibu Rumah Tangga!” .Ouch Gab, kau mendengar ada yang patah?  Anyway, wawancara ini pun dibatalkan karena masalah pribadi. 10 menit kemudian saya akhirnya melanjutkan tulisan ini karena maksud kalimat sebelumnya adalah untuk ngelawak dan maaf kalau garing. Wawancara terus berlanjut karena Gabby Mayangsari atau yang lebih hits dengan nama Gabby Monroe ini adalah salah satu kawula muda  Lampung yang inspiratif karena pergerakan sosialnya. Ya, pergerakan sosial, karena kalau pergerakan gergaji, nanti dia goyang gergaji kayak Dewi persik.
Apa, sih, yang sebenarnya Kak Gabby ini lakukan sehingga Lampungnese pada akhirnya menentukan pilihan untuk menjadikannya bagian dari tokoh-tokoh muda inspiratif di Lampung? Jawabannya adalah karena ia membentuk sebuah wadah untuk berbagi. Klise, ya? Banyak ya di Lampung atau bahkan di Indonesia gerakan berbagi-bagi macam gini? Termasuk bagi-bagi sembako saat musim pilkada? Upss..

Tapi yang ini beda! Namanya Wiber, Wadah Indonesia Berbagi, sebuah komunitas yang memiliki konsen pada bidang pemberdayaan dan edukasi  bagi anak-anak di bawah umur yang berurusan dengan hukum. Kalau kalian pernah mendengar istilah Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), di situlah Kak Gabby dan Wiber menjalankan programnya. Untuk lebih lanjutnya, ini untaian singkat wawancara Lampungnese dengan Kak Gabby:

Hai Kak Gab, sehat? Keluarga sehat?

Sehat, war biyasssa.

Kapan Wiber berdiri dan Kenapa diriin Wiber?

Well, ehm..Wiber berdiri 25 April 2017, jadi sebentar lagi anniv nih, ya. Awal cerita dimula ketika bulan Februari 2017, temen gue dapet Hibah Cipta Perdamaian dari Denmark untuk membina LPKA  dan Lapas Perempuan yang ada di daerah Indonesia Timur. Gue diajak sebagai partisipan, nah, selama sebulan gue menangani LPKA dan Lapas Perempuan, gue belajar banyak dari mereka. Selama gue mingle sama mereka, terutama di LPKA, gue menemukan fakta bahwa dari 28 anak, 10 anak nggak bisa baca tulis. Di situ gue merasa miris aja, sih, maksud gue, kalau ini dibiarin aja, ini bisa jadi social problem yang besar banget. Gue pun mulai memisahkan anak-anak itu ke dalam dua kelompok, mana yang bisa baca tulis dan mana yang belum. Mengajar baca tulis saat itu jadi salah satu fokus gue. Sampai program itu berakhir, tepatnya 2 bulan kemudian, gue mulai kangen sama mereka, hati gue merasa terpanggil aja, sih. I have to do something! Meski di luar kementrian, gue harus buat komunitas yang peduli sama LPKA. Kenapa LPKA? Karena kalau Lapas Perempuan ruangnya terbatasi dan nanti pastinya, relawan cowok nggak bia masuk ke Lapas Perempuan. Selain itu, kan, karena anak merupakan generasi masa depan. Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, begitupun mereka yang bermasalah dengan hukum. Namun, fakta yang ada, bahwa anak-anak lapas itu kurang mendapat perhatian soal pendidikan dan  keterampilan. Itulah kenapa Wadah Indonesia Berbagi hanya konsen kepada LPKA di seluruh Indonesia, untuk menghadirkan metode pembelajaran yang menarik dan beda. Meski awalnya berat, karena gue care sama keduanya, tapi gue harus memilih.

Awal Wiber berdiri di mana dan sekarang udah ada di mana aja dan kendalanya apa?

Awalnya di Kendari, karena gue sempat tinggal di sana, kedua di tempat asal gue, Lampung, Makassar, Ambon dan Bali, tempat tinggal gue sekarang. Kendalanya, kan, namanya komunitas pasti egonya macem-macem, perbedaan karena banyak kepala dan lain-lain , tapi sejauh ini bisa diredam and so far so good.

Tujuan Utama Wiber apa?

Simple, sih, karena pekerjaan suami gue yang pindah-pindah kota selama setahun atau dua tahun sekali, sebagai founder, gue ingin menanam kebaikan dimanapun kota yang pernah gue tinggali. Tujuan besarnya,  membantu pemerintah mengurangi kriminalitas. Kalau nggak kita bina, nih, nanti dewasanya mereka akan balik lagi ke dunia kriminal. Itu, kan, sebuah problem yang besar, sih. Untuk itu Wiber ada, untuk membantu pembinaan positif bagi adik-adik kita di lapas.

Programnya Wiber emang apa aja?

Kita lebih ke kegiatan belajar mengajar, pengembangan keterampilan dan ada namanya Tamu Inspiratif, jadi kita akan ngehadirin temen-temen kita di luar Wiber yang mau berbagi motivasi kepada adik-adik di Lapas.

Kalau sekarang sih lagi fokus buat film dokumenter dengan tujuan  untuk merubah stigma masyarakat agar tidak ada intimidasi sosial kepada mereka saat mereka bebas  nanti.

Kalau mau gabung Wiber gimana? Sosmednya apa?

Kepoin aja sosmednya dan kalau mau bergabung bisa kirim direct message ke situ. Instagram @WIBEROFFICIAL , Twitter @wiberofficial

Pertanyaan paling penting untuk Kak Gab!

Musik atau Film? FILM

Novel atau Majalah? Novel

Bali atau Lampung? Kalau ini susah, tapi sumpah tanpa bermaksud apapun, Bali, deh!

Isyana atau Raisa? Raisa

Reza Rahadian atau Joe Taslim? Reza Rahadian, yes!!

Dufan atau Lapas Anak? Pilihan apaan neh?

Louis Vuitton atau Nike? Nike, lo nggak tahu ya, gue runner?

Oke, makasih, Kak Gab a.k.a Gabby Monroe. Semoga tambah sukses dan apa yang dilakukan selama ini memberi efek lebih besar lagi bagi keseimbangan sosial di negeri ini. Azzeeeekkk..

Dah, ah gue ngantuk. Makasih juga Lampungnese heart

 

Sekilas tentang Gabby Mayangsari

Nama                                       :Gabby Mayangsari

Tempat dan tanggal lahir        : Bandar Lampung , 13 Juli 1990

Sosmed                                   : @gabbymonroee (twitter), Gabby Monroe (facebook),

                                                  @gabbymonroe13 (instagram)

Pendidikan Terakhir                : S1 Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia

 

Amazing Gabby                        :

  • Muli III Kota Bandar Lampung (2009)
  • Puteri Indonesia Berbakat Lampung (2010)
  • Finalis Wajah Femina (2010)
  • Wisuda Terbaik Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia (2013)
  • Founder Wadah Indonesia Berbagi (WIBER) (2017)
  • Masih Banyak, penulis capek ngetiknya.
 

Komentar

img

yyorprpy

Komentar

Hello! canadian cialis , buy viagra , buy cialis , viagra cheap , buy cialis ,

img

uiyuptye

Komentar

Hello! generic viagra , buy generic viagra , payday loans online , online payday loans , buy cheap viagra ,

img

ppwyotry

Komentar

Hello! generic cialis online , cialis cheap , buy viagra online , cialis cheap , generic cialis ,

Leave A Comment

Posts from Galih Aditya