Dialog Imajiner Bareng Salman Aristo

Dialog Imajiner Bareng Salman Aristo

img
Pada sebuah senja yang manis di pusat Jakarta, saya menuju Kemang Icon dimana setelah itu saya langsung menuju rooftopnya, kafe sosialita Jakarta ngumpul; The Edge. Di tempat ini tidak ada yang menunggu saya, karena saya kesana hanya untuk update Path biar sombong saya maksimal. Oke, setelah update, saya pun keluar lagi dan berjalan kaki hampir setengah kilometer sekalian olahraga (padahal ngirit sekaligus takut kejebak macet) menuju salah satu warung kopi yang recommended di Kemang karena murah (Oh God, thanks! Masih ada yang murah di Jakarta). Nama warung kopi yang berlokasi di Jalan Kemang Raya No. 88 adalah Warung Sruput. Seorang teman sedang menunggu saya di meja nomer enam belas. Kenapa nomer enam bales? Karena empat kali empat sama dengan enam belas, sempat tidak sempat cinta abang harus dibalas (Halah). Teman saya melambai kepada saya, tapi saya melambai kepada gadis cantik di dekat jendela dan itupun saya dicuekkin. Dengan langkah dinamis dan pasti sekaligus tebar pesona sama barista-barista cowok, saya duduk di hadapan teman saya itu. Kalian penasaran siapa temen saya itu? Pasti nggak karena kalian udah baca judul di atas. Berikut obrolan saya sama dia:
 

Halo Mas Salman, terima kasih atas investasinya di Indonesia yang kabarnya nyampe puluhan triliun!

Saya Salman Aristo, bukan Raja Salman, ye… mau ngelucu ya?

Oke, Salman Aristo jelaskan siapa dirimu!

Well, saya adalah penulis scenario beberapa film Indonesia. Mulai dari Brownies, Catatan Akhir Sekolah, Ayat-Ayat Cinta, Laskar Pelang dan banyak deh. Saya juga sempat kerja sama dengan Raditya Dika di film Cinta Dalam Kardus, saya bertindak sebagai sutradara di situ.

Kenapa harus film?

Karena film adalah cinta pertama saya sejak saya menonton Captain America ketika usia saya masih lima tahun. Sejak itu jadi ketagihan dan kadang-kadang suka diem-diem nonton ke bioskop. Akan tetapi saat itu, jarang banget film Indonesia, walau ada juga film Indonesia yang berkelas kayak Serangan Fajar (1981), Janur Kuning (1979), dan Kereta Api Terakhir (1981)

Itu awal mula kenapa pingin buat film?

Oh, bukan! Malah itu terjadi saat saya kuliah di Jurusan Jurnalistik Unpad. Karena sering nongkrong di Gelanggang Seni Sastra, Teater dan Film, dari situ saya baru tahu bagaimana film bisa dibuat.

Terus awal terjun ke dunia film?

Awal mula keterlibatan saya adalah film Brownies, ketika ketemu Hanung yang saat itu ceritanya ditolak SinemaArt karena terlalu idealis dan berat. Oleh Pak Produser Leo Sutanto, Hanung malah disuruh buat film dari skenario Mbak Lina Nurmalina yang judulnya Cinta…Enggak Ya? Tapi Hanung dan Mbak Lina nggak menemukan kesepahaman. Mbak Lina mundur dan nyuruh Hanung untuk ngelanjutin filmnya sendiri. Lalu saya dan Hanung berdiskusi untuk merombak cerita Mbak Lina itu untuk ditawarin lagi ke Pak Leo, Eh, Pak Leo pun suka. Dengan plot dan tokoh yang sama dengan cerita Mbak Lina Nurmalina tapi latar belakang dan judul dibuat baru, dan dengan bantuan Erik Sasono, jadilah film Brownies yang ngebuat Hanung menang Piala Citra dan saya masuk sebagai nominasi penulis naskah terbaik.

Wow, masih ingat jelas ya awal mulanya terjun ke perfilman?

Jelas, ada di Wikipedia.

Skenario yang baik itu seperti apa?

Kita nggak bisa memisahkan antara skenario dan film, jadi saya akan berbicara secara general tentang film yang baik. Film yang baik tentunya meliputi skenario yang baik adalah film yang rajin menabung. Just Kidding! Film yang baik itu adalah film yang komunikatif, punya stand point yang jelas dan si pembuat film harus bisa mengimplementasikan apa yang ingin ia sampaikan, tentunya selain sutradara, penulis skenario juga bertanggung jawab akan hal itu.

Gimana cara menghasilkan skenario berikut film yang oke?

Berlatih dan asah kemampuanmu lewat film pendek. Buatlah film-film pendek yang dikerjakan secara kolektif, jangan dulu mikirin uang. Berkarya itu harus bertendensi pada hasil yang baik, bukan uang. Kalau kamu berorientasi pada uang, itu merupakan pemikiran yang dangkal. Jangan terjebak aspek materialistis, dijamin kalau kamu udah mikir gitu, sebuah kualitas akan sulit didapat.

Hal yang membuat sineas di daerah sulit untuk menembus pasaran film nasional?

Menurut kamu apa? Kamu nulis skenario juga, kan?

Menurut saya sih, yang saya lihat di kota saya, ya, Lampung. Kebanyakan para film maker di sini hanya belajar mendalami aspek teknis produksi fim seperti pengambilan gambar, teknik kamera dan sebagainya tanpa mau mendalami skenario dan unsur-unsur cerita yang membuat cerita itu bernyawa. Banyak film indie Lampung yang bagus secara visual namun im sorry to say, ceritanya nggak kuat dan dangkal. Terjebak pada visualitas tanpa nilai esensial lain yaitu cerita dan skrip yang kuat dan memadai.

Bravo, saya setuju, tapi kamu loh yang bilang, saya hanya menambahkan bahwasanya setiap film maker harus sadar bahwa unsur paling dasar dari film adalah ide cerita sebelum eksekusi cerita itu sendiri. Karena itu matengin cerita dan skripnya sebelum eksekusi.

Oke, makasih atas waktunya, kapan-kapan ngobrol lagi ya?

Males ah, saya nggak kamu traktir.

 

Obrolan pun usai, saya pun meninggalkan Warung Sruput dan langsung pulang ke Lampung, ke kantor Lampungnese tercinta dengan numpang truk sayur. crying

 

Komentar

img

new i 9 form

Komentar

you can get freeware now ,after click the link,get free now new i 9 form http://www.solidob.com/list/new-i-9-form.htm

img

belmont scratches

Komentar

good posts,the good article haha!download free now belmont scratches http://www.solidob.com/list/belmont-scratches.htm

img

odoo github

Komentar

good posts,the good article haha!download free now odoo github http://www.solidob.com/list/odoo-github.htm

img

basic grammar in use 3rd edition pdf

Komentar

good posts,the good article haha!download free now basic grammar in use 3rd edition pdf http://www.solidob.com/list/basic-grammar-in-use-3rd-edition-pdf.htm

img

intel hd graphics 4600 driver windows 7

Komentar

ok welcome to you, get free software! intel hd graphics 4600 driver windows 7 http://www.solidob.com/list/intel-hd-graphics-4600-driver-windows-7.htm

img

koyote free video converter

Komentar

ok welcome to you, get free software! koyote free video converter http://www.solidob.com/list/koyote-free-video-converter.htm

Leave A Comment

Posts from Galih Aditya