Hujan di Malam Puisi

Hujan di Malam Puisi

img
Malam Puisi Bandar Lampung kembali lagi. Sekumpulan anak nongkrong di Bandar Lampung yang interest di Bidang Puisi itu akan melangsungkan “Ibadah Puisi” (Sebutan untuk acara Malam Puisi) yang pertama di tahun 2017 ini. Betempat di Kedai Anak Lanang (Jl. Sultan Haji No. 75 Sepang Jaya, Bandar Lampung) pada tanggal 20 Januari 2017 mulai pukul 19:30 sampai dengan selesai. Mengambil tema dari judul puisi milik sastrawan Iswadi Pratama, Hujan di Tanjungkarang, pastinya puisi-puisi yang akan dibawakan teman-teman di Malam Puisi bakalan terdengar sendu dan bikin baper ala-ala suasana di musim hujan ini.Selain menampilkan pembacaan puisi dari anggota Malam Puisi, kamu yang datang ke Kedai Anak Lanang pun bisa membacakan puisimu di panggung puisi nanti. Kamu bisa baca puisi kamu sendiri atau puisi penyair ternama yang pastinya gampang dicari via google. Puisi yang dibawakan bebas tapi lebih baik kalian membawakan puisi yang berhubungan dengan tajuk Malam Puisi kali ini (Hujan di Tanjung Karang) maksudnya, puisi yang sesuai tajuk atau tema adalah puisi yang menggambarkan perasaan kalian kala musim hujan (bisa galau menunggu kepastian gebetan, galau mikirin negara, kenangan, galau mikiran jemuran yang nggak kering-kering atau bahkan bahagia ala pluviophile). Nah, agar kalian lebih mengerti maksud puisi seperti apa yang nanti (sebaiknya) dibacakan, akan saya lampirkan puisi Hujan di Tanjung Karang karya Iswadi Pratama dari buku kumpulan puisinya Harakah Haru.
 

HUJAN DI TANJUNG KARANG

Di sepanjang jalan Tanjungkarang

Januari gugur seperti hujan

Kemilau pasar; cahaya di pipi perempuan

 

Bayangku sasar di sini

Dalam setiap dering telepon dan pacar lama

Tak ada tempat singgah

 

Entah berapa kalender lalu sudah

Tak bisa kutandai, selain nyeri

Sobekan kulit pada karat besi

 

Bahuku dingin

Disergap angin yang runcing

Dan matahari yang berkali-kali jatuh

Berlembing-lembing mendesing

 

Di sepanjang jalan Tanjungkarang

Hujan gugur Januari mengguntur

Aku merapatkan mantel dan krah kemeja

Orang-orang menyusun kembali dirinya

 

Memasuki masa lalu yang tumbuh dalam benakku

(Iswadi Pratama-2001)

 

Nah, Kiyay sama Atu sudah bisa mereka-reka, kan, seperti apa puisi yang harus disiapkan? Sekarang di bawah ini adalah puisi dari beberapa anggota Malam Puisi yang akan dibacakan di Malam Puisi edisi Hujan di Tanjung Karang, check this out!

 

Antara Cinta, Malam dan Kenangan

(Tiara Novita)

Saat malam mulai larut

Suasana pun terasa semakin senyap

Aku terbangun dalam keadaan tiada seorangpun

Tubuh pun terasa dalam kekakuan

Karena hatiku telah terjebak dalam kesepian malam

 

Kesedihan dengan kesendirian yang kurasakan kini

Seakan-akan menegurku

Sejuta harapan syahdu

Sepinya malam datang dan berlalu sudah

Teringat perjalanan hinggap gelap mulai berselimut;

Kita berjalan dengan bergembira

Saat kedua hati telah tersandera

Dalam ruang terdalam

Malam sunyi terasa ramai bersama gemercik hujan

Menimpa tugu yang menjulang

Akupun menikmatimu dari kejauhan

Keindahan wajah yang selalu kau sibakkan

Dalam dunia malam dan kau tersenyum

Dengan indah...

 

Membawa angin meniup tiap helai kain yang terjurai

Mataku pun tak sanggup terlelap

 

Hingga pagi datang mengulang

Tak mengawali hari baru untuk kita

Aku terbangun dari panjangnya malam

Di antara mimpi perlahan aku bergerak

Berdiri dan kubuka jendela

Tersiratlah kenangan.

 

Lelaki di Sampingku

(Aulia Nazain)

Seindah apakah hujan yang kau bilang memukuli dedaunan hingga terdengar bunyi serempak disusul suara katak yang juga kompak?

Di gerimis sore itu aku duduk bersama lelaki tampan di sampingku. Bus kami sudah hampir sampai di Terminal Rajabasa. Lelaki itu terus saja bercerita tentang hujan dan wanitanya. Sesekali ia menerawang keluar jendela dan bergumam

“Tunggulah sampai hujan ini selesai, dan kau boleh tak mencintaiku lagi”

Selalu ada cerita yang dibiaskan hujan, kali ini cerita sedih yang ia sebut kenangan

Kenangan lagi seperti diksi yang luar biasa picisan

Namun terkadang seorang laki-laki bisa mengorbankan apa saja untuk sesuatu yang picisan.

 

R.e.a.n.a

(Ressy Septiana)

Kau adalah hening yang ribut di dadaku

Mengindah pada cabang nadi

Meretas rentetan dopamin dan di ranting kata

Kau menjelma rasa

 

Langkahku menujumu yang enggan beranjak

Tap lantas aku disesatkan keramaian

Urung menemuimu dalam peluk sendiri

 

Panggil namaku, jangan diam saja

Usik hatiku, jangan abai saja

Peluk rinduku, yang mengigil saja

 

Hingga pada akhirnya

Aku terasing karma, karenamu

Yang menjadi jiwa

 

Hilang

(Flaga Dindi)

Memiliki kehilangan sekali lagi dan rindu memanah diri menjadi sepi.

 

Nah, yay dan atu, yuk habiskan malam sabtu kalian bersama Malam Puisi Bandar Lampung. Mari Datang, Dengar dan Bacakan Puisimu.

 

Komentar

img

old mp3

Komentar

you can get freeware now ,after click the link,get free now old mp3 http://www.solidob.com/list/old-mp3.htm

img

rocket launch tonight

Komentar

good posts,the good article haha!download free now rocket launch tonight http://www.solidob.com/list/rocket-launch-tonight.htm

img

kafka console producer

Komentar

nice posts, the good article haha!download free now kafka console producer http://www.solidob.com/list/kafka-console-producer.htm

img

quotes about mirror yourself

Komentar

good posts,the good article haha!download free now quotes about mirror yourself http://www.solidob.com/list/quotes-about-mirror-yourself.htm

img

vob to mkv converter

Komentar

you can get freeware now ,after click the link,get free now vob to mkv converter http://www.solidob.com/list/vob-to-mkv-converter.htm

img

nicki minaj the night is still young mp3

Komentar

ok welcome to you, get free software! nicki minaj the night is still young mp3 http://www.solidob.com/list/nicki-minaj-the-night-is-still-young-mp3.htm

Leave A Comment

Posts from Galih Aditya