Naik Ataupun Turun Harga Rokok, Kita Semua Tetap Perokok Pasif

Naik Ataupun Turun Harga Rokok, Kita Semua Tetap Perokok Pasif

Isu rokok harus dinaikan mungkin sudah berlalu dari minggu-minggu kemarin. Meski teman-teman yang ngerokok pun belum juga berhenti atau galau karna dompetnya kebobolan, harus beli rokok yang mahal. Kita tahu bagaimana pihak yang pro dan kontra sudah bermain di wilayah emosional dengan caranya masing-masing. Itulah mengapa lampungnese.com sengaja mendiamkan sejenak huru hara rokok tersebut, sambil menunggu keadaan mulai normal dan semua dapat berfikir jernih. Jika kita terus berkutat tentang bagaimana bea cukai negara akan naik bila rokok 50ribu atau perihal mengasihani petani tembakau yang dipaksa mencari komoditas lain untuk ditanam atau juga dampak kesehatan bagi yang GAK NGEROKOK, harus terus kena asepnya, dan dampak berbahaya bagi tubuh menanti, mungkin lebih baik membahas opsi yang terakhir ini.
 

Artikel ini tidak ingin membawa panji-panji siapapun, hanya pengutaraan para perokok pasif yang bingung gimana bisa ngobrol seru dengan teman-temannya tanpa harus ngisep asep rokok mereka juga. Yay! Atu! Gimana sih perasaan kalian jika keluarga kalian ada yang mengidap penyakit Kanker atau penyakit parah lainnya dikarenakan berada di lingkungan perokok. Ketika dokter, jurnal-jurnal, hingga penelitian tentang rokok memang menjadi indikator untuk penyakit kronis.

Tidak ada manusia yang halal dalam membenci rokok selain dia yang sanak saudara, pacarnya, atau teman dekatnya atau bahkan dirinya sendiri yang sudah benar membuktikan bahwa gak fair bagi yang tidak merokok, kok ya terkena imbasnya juga. Meski, sebagai musisi, saya tahu bahwa industri rokok mempunyai sumbangsih atas majunya peradaban musik di panggung-panggung besar di seluruh Indonesia.

Rokok mempunyai andil atas exclusively large amount of exposure bagi seniman-seniman baru, muda, dan kreatif yang mengeluti industri kreatif, yang "mungkin" bagi pemerintah masih dipandang sebelah mata. Maka dari itu, rokok pun mengolah peluang itu dengan menjadikan anak muda sebagai pembawa pesan besar bahwa we are matter. crying

Cukup miris sih.

Balik lagi ke permasalahan perokok pasif. Terdapat poin-poin penting lho yang harus diamati disini dan kita gak usah jauh-jauh dulu menyalahkan industri rokok. Mengapa? Karena terkadang kitanya yang ngerokok juga suka seenaknya dan gak peduli dengan lingkungan sekitar. Jadi disini, yuk intropeksi diri dulu, apa iya kita sebagai active user tidak turut menyumbangkan kegelisahan bagi para passive user or orang yang memang tidak sama sekali menyentuh rokok.

Rokok Memang Bikin Tebel Muka

Kadang lucunya, si yang ngerokok ini, “sok ngerokok” tapi masih suka gotein orang lain. Dan kadang, karena naïve nya, meski sama yang bukan temannya alias gak kenal sama sekali, dia teteup berani minta! Gileeeee.  Berani jamin, sepemurahnya si pemberi rokok, pasti ada perasaan kesel. Cuma gak mungkin diutarain. Cieeee gak enak yaaaa. Enzoooi azzzaaaa!

Udah Rokok Minta, Masih Aja Minjem Korek Ke Orang Lain

Ini lagi ni yang lucu. Kadang suka geli liat orang yang gelisah sendiri karena mau ngobrol asik, terus gak jadi karena lupa bawa korek. Apaloooo kaitannya apaaa siiiih ya ampuuun, Yaaay! Gimana ceweknya gak bilang begini nih ke pacaranya, “Kamu milih aku apa rokok!!!!”

Seenaknya Pass-puss-pass-puss

Pernah saya terjebak pergelutan asap di angkutan kota alias angkot. Selain dari si supirnya yang ngerokok, ternyata ada aja penumpang pria atau wanita yang juga pass-puss-pass-puss. Udah sempit gak bisa napas, sesek pula karena asepnya. Sempat bilang, “Mas, maaf, asepnya bikin saya sesak. Itu kan jendelanya gak bisa dibuka, kasian ibu-ibu disamping masnya, yang sedari tadi udah nutup-nutup idung.” Udah diingetin karena asepnya, malah dia bales dengan suara kenceng, “ROKOK ROKOK SAPA? MULUT MULUT SAPAAAA.” Yaudah saya doain aja Innalilahi wainailaihi rojiun. 

Buang Puntung Seenak Jidat

Bagi perokok, lebih baik kalian simpan puntungnya juga ya, jika sudah selesai ngerokok. Itu lebih asik, daripada ngotorin jalanan. Jika gak ada kotak sampah dari pemerintah di beberapa tempat, ya bisa disimpan di kotaknya dan dibuang bareng-bareng deh nanti ketika ketemu kotak sampah.

Udah Ngerokok Didalem Rumah Orang, Terus Minta Buatin Kopi Lagi

Nah, Yay, Atu, yang tipe perokok seperti ini udah paling ngeselin. Biasanya penulis-penulis artikel Lampungnese.com ini suka begini nih. Akhirnya saya deh ketempuan buatin mereka kopi.  

Mengubah Definisi Vitamin  “Peluk”

Perokok memberi peluang bagi pelukan orang tercinta, dari menjadi dampak baik bagi kesehatan, berubah jadi buruk. Kenapa nih? Secara gak langsung, asap dari rokok tentu menempel di baju perokok, dan kita hirup. Well, ketika kita berpelukan, disitu kita akan merasa sedih.

KITA SEMUA PEROKOK PASIF SODARA SODARAAA!

Rokok meninggalkan jejak di baju si perokok. So, kita semua yang punya teman dekat, pacar, orang tua yang merupakan perokok aktif, kita adalah perokok pasifnya. Jadi gak salah deh meski TIDAK menjadi perokok tapi berada di lingkungan para perokok mempunyai risiko gangguan kesehatan sama besarnya. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kematian para perokok pasif di seluruh dunia mencapai 600.000 orang per tahun.

So, stop debat yang sampe memancing perseteruan, tanpa dibarengi oleh solusi dari para ahli atau pihak-pihak yang bisa mendukung pengambilan kebijakan. Apalagi kita, anak muda, Yay, Atu, dengan berantem karena masalah rokok, akan memudarkan cinta kasih kita kepada semua yang kita kasihi. Lebih baik semua intropeksi diri, jika definisi cinta masih berupa melindungi orang yang kita cintai dari sesuatu yang buruk. Mungkin salah satu tindakannya dengan berfikir dulu, baru merokok.  Biar Yay dan Atu gak panas karena uraian tentang kebiasaan buruk perokok seperti yang dibahas diatas, mungkin video laki-laki beralis ulat pohon ini bisa sedikit mengurangi. Good Life, Good People!

img

Virdyas Eka

Post Author

Writer who sings [. . .] Continue Reading

Komentar

img

eoitrpuy

Komentar

Hello! buy viagra online , buy viagra online , cialis , generic cialis , cheap generic cialis ,

img

ewypyyii

Komentar

Hello! buy cialis , cialis , viagra , viagra , viagra cheap ,

Leave A Comment

Posts from Virdyas Eka